Obrolan Santai Bareng Kalapas Takalar: Andi Gunawan Ungkap Cara Perangi Narkoba hingga Penipuan Online dari Balik Jeruji

Obrolan Santai Bareng Kalapas Takalar: Andi Gunawan Ungkap Cara Perangi Narkoba hingga Penipuan Online dari Balik Jeruji

Infopendidikanterkini.com, TAKALAR – Suasana hangat namun penuh makna terlihat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Takalar, Sabtu (25/4/2026) siang.

Kepala Lapas Takalar yang baru dilantik, Andi Gunawan, menerima kunjungan sejumlah insan pers Takalar dalam rangka silaturahmi sekaligus berbincang santai mengenai berbagai isu strategis di lingkungan pemasyarakatan.

Kedatangan para wartawan tersebut disambut langsung oleh Andi Gunawan bersama Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Hince dengan ramah dan penuh keterbukaan.

Pertemuan berlangsung di sebuah ruangan bernuansa kafe yang berada di area dalam Lapas Takalar, Jalan Poros Takalar–Jeneponto, Kelurahan Pappa, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Dengan ditemani secangkir kopi susu dan suguhan makanan ringan, suasana obrolan serta diskusi berlangsung santai namun tetap serius.

Dalam kesempatan itu, para wartawan mulai menyinggung persoalan yang selama ini menjadi perhatian publik, yakni maraknya dugaan peredaran narkoba dan praktik penipuan online yang kerap dikaitkan dengan sejumlah lapas di Indonesia.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Andi Gunawan menjawab dengan tenang namun tegas.

Ia menegaskan bahwa sejak awal dirinya menjabat sebagai Kalapas Takalar, langkah utama yang disiapkan adalah membangun sistem pengawasan berlapis serta memperkuat kedisiplinan seluruh petugas agar tidak ada celah sedikit pun bagi masuknya barang terlarang maupun alat komunikasi ilegal ke dalam lapas.

“Strategi utama kami adalah disiplin petugas, pengawasan yang diperketat, dan inspeksi mendadak atau sidak rutin setiap hari di seluruh blok hunian warga binaan.

“Kami tidak ingin ada ruang bagi peredaran narkoba ataupun aktivitas penipuan online dari dalam lapas,” tegas Andi Gunawan di hadapan para wartawan.

Ia menjelaskan, pola masuknya narkoba ke dalam lapas umumnya berasal dari luar, salah satunya melalui kunjungan pembesuk yang mencoba memanfaatkan kelengahan petugas.

Karena itu, pihaknya akan menerapkan pemeriksaan ketat terhadap seluruh pengunjung, sekaligus memperkuat tanggung jawab petugas yang berjaga di pintu masuk maupun di area blok tahanan.

Tidak hanya itu, Andi Gunawan juga menaruh perhatian serius terhadap penyalahgunaan telepon genggam oleh narapidana.

Menurutnya, kepemilikan HP di dalam sel menjadi salah satu sumber utama terjadinya penipuan berkedok online.

Untuk itu, pihaknya memastikan akan melakukan sidak rutin, menyita seluruh perangkat komunikasi ilegal yang ditemukan, serta memberikan sanksi tegas kepada narapidana yang terbukti melanggar aturan.

Selain pendekatan pengawasan, Kalapas Takalar juga mengedepankan upaya pembinaan melalui edukasi kepada warga binaan.

Para narapidana akan terus diberikan pemahaman tentang bahaya narkoba, dampak buruk penipuan digital, serta konsekuensi hukum yang lebih berat jika kembali terlibat dalam pelanggaran selama menjalani masa pidana di dalam lapas.

Lebih lanjut, Andi Gunawan menegaskan bahwa seluruh langkah tersebut merupakan bagian dari implementasi program strategis pemasyarakatan yang selaras dengan 15 program prioritas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Fokus utamanya, kata dia, meliputi ketahanan pangan warga binaan, pemberantasan narkoba, hingga pencegahan praktik penipuan online.

“Kami ingin Lapas Takalar menjadi lapas yang bersih, aman, tertib, dan benar-benar steril dari narkoba maupun kejahatan digital,” pungkasnya.

(D. MG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *