Kunker Komisi III DPRD Bulukumba ke DLHP Takalar, Plt Kadis Irwan Rachman Paparkan Inovasi Mangrove dan Retribusi Berbasis Digital

Infopendidikanterkini.com, TAKALAR/SULSEL – Komisi III DPRD Kabupaten Bulukumba melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Pemerintah Kabupaten Takalar, Rabu (6/5/2026), dengan salah satu agenda utama mengunjungi Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Takalar.

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka studi komparatif terkait upaya pelestarian lingkungan hidup dan pengelolaan retribusi berbasis inovasi.

Rombongan Komisi III DPRD Bulukumba diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLHP Takalar, Irwan Rachman, SH., M.Si., MH., di ruang kerja Kadis DLHP Takalar.

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh diskusi produktif seputar pengelolaan kawasan hutan lindung, Taman Hutan Raya (Tahura), hingga program lingkungan berkelanjutan yang diterapkan Pemkab Takalar.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Bulukumba, Drs. H. Andi Pangerang Hakim, didampingi Wakil Ketua Ismail H. Papo, Sekretaris Komisi Risal Sarib, ST., serta anggota komisi Ir. Andi Erfina Halmin, Muh. Arief HS, H. Syarifuddin, Andi Tenri Ita Maharani, S.S.Kom., Hj. Bahtiar Ilham, Hj. Nuraidah, dan Sabri, SE.

Total sebanyak 10 legislator hadir untuk menggali informasi terkait strategi DLHP Takalar dalam menjaga keseimbangan ekologi di tengah perkembangan daerah.

Dalam pemaparannya, Plt Kadis DLHP Takalar Irwan Rachman menjelaskan bahwa pihaknya selama ini konsisten menjalankan program penanaman mangrove setiap tahun sebagai bentuk komitmen menjaga kawasan pesisir dari abrasi serta memperkuat ekosistem laut.

Menurutnya, mangrove bukan hanya sekadar tanaman pelindung, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan edukasi bagi masyarakat pesisir.

“Program penanaman mangrove terus kami jalankan secara berkelanjutan. Ini menjadi salah satu prioritas DLHP Takalar dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup, khususnya di wilayah pesisir yang rentan terhadap kerusakan,” jelas Irwan Rachman di hadapan rombongan Komisi III DPRD Bulukumba.

Selain fokus pada penghijauan dan rehabilitasi kawasan pantai, Irwan juga memaparkan berbagai terobosan DLHP Takalar dalam sistem pengelolaan sampah yang kini diarahkan lebih modern dan efektif.

Menurutnya, penguatan manajemen kebersihan harus berjalan seiring dengan pemanfaatan teknologi agar pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal.

Salah satu inovasi yang menjadi perhatian rombongan DPRD Bulukumba adalah penerapan retribusi berbasis digital yang mulai dikembangkan DLHP Takalar.

Sistem tersebut menggunakan barcode dan pembayaran non tunai melalui QRIS, sehingga proses penarikan retribusi menjadi lebih transparan, cepat, dan akuntabel.

“Inovasi retribusi digital ini kami hadirkan untuk memudahkan masyarakat sekaligus menekan potensi kebocoran pendapatan.

“Dengan barcode dan QRIS, semua transaksi tercatat secara sistematis dan dapat dipantau,” tambah Irwan Rachman saat menjelaskan program unggulan DLHP Takalar.

Mendengar paparan tersebut, jajaran Komisi III DPRD Bulukumba menyampaikan apresiasi atas langkah-langkah inovatif yang dilakukan DLHP Takalar, terutama dalam memadukan program pelestarian mangrove dengan modernisasi pelayanan retribusi.

Mereka menilai sejumlah program itu dapat menjadi referensi penting untuk diterapkan di Kabupaten Bulukumba.

Kegiatan kunjungan kerja diakhiri dengan ucapan terima kasih dari rombongan Komisi III DPRD Bulukumba kepada jajaran DLHP Takalar atas sambutan hangat dan keterbukaan informasi yang diberikan.

Pertemuan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol terjalinnya sinergi antardaerah dalam mendorong pembangunan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

(D. MG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *