Infopendidikanterkini.com, TAKALAR/SULSEL – Di balik foto ini, ada harapan besar sebuah keluarga.
Keluarga Bapak Salam, warga Dusun Lebbae, Desa Tonasa, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar, yang hingga hari ini masih bertahan tinggal di rumah yang kondisinya sangat memprihatinkan.
Dari foto yang diterima redaksi Media Infopendidikanterkini.com, terlihat jelas kondisi rumah tersebut.
Atap seng sudah berkarat dan berlubang di mana-mana. Cahaya matahari masuk lewat celah-celah atap.
Rangka atap hanya ditopang kayu dan bambu yang sudah lapuk dan miring.

Dinding rumah pun sudah retak. Sebagian dinding hanya terbuat dari papan dan seng yang sudah tidak rapat lagi.
Saat hujan turun, air dipastikan masuk ke dalam rumah. Saat panas, rumah menjadi sangat gerah.
Di dalam rumah itu, tampak tumpukan pakaian, lemari sederhana, dan perabot seadanya. Itulah seluruh harta keluarga Bapak Salam.
“Kami berharap besar kepada pemerintah, semoga ada perhatian untuk keluarga Bapak Salam di Dusun Lebbae. Rumah ini sudah tidak layak lagi untuk ditinggali, apalagi kalau musim hujan,” ujar salah seorang warga yang menyampaikan foto ini kepada redaksi, Minggu (8/11/2026).

Warga berharap, keluarga Bapak Salam dapat menjadi prioritas dalam program bantuan bedah rumah, Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), atau bantuan sosial lainnya dari Pemerintah Desa Tonasa, Pemerintah Kecamatan Sanrobone, Pemerintah Kabupaten Takalar, maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Bantuan tersebut diharapkan bukan hanya sekadar bantuan sesaat, tetapi bantuan yang benar-benar bisa membuat keluarga Bapak Salam memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan sehat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga masih menunggu kehadiran pemerintah untuk melakukan verifikasi langsung ke lokasi di Dusun Lebbae, Desa Tonasa.
Bagi pihak pemerintah, perangkat desa, maupun donatur yang ingin membantu, dapat datang langsung melihat kondisi rumah keluarga Bapak Salam.
(Lp/D.MG)

