Takalar// Infopendidikanterkini.com – Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdis) Wilayah VII takalar-jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan, Hamzah, S.Pd., M.Pd., melakukan pemantauan langsung terhadap proses Penerimaan Peserta Didik Baru (SPMB) tingkat SMA/SMK
Langkah ini diambil guna memastikan seluruh tahapan berjalan dengan lancar, objektif, dan transparan.
Proses pendaftaran untuk Jalur Prestasi resmi dibuka selama 2 hari mulai Kamis dan Jumat (25-26/6). Setelah proses pendaftaran, tahapan akan dilanjutkan dengan verifikasi berkas yang dijadwalkan pada tanggal 29 Dan 30 Juni 2026.
Dalam peninjauannya, Hamzah menjelaskan bahwa daya tampung jalur prestasi di setiap sekolah akan disesuaikan dengan ketersediaan ruang kelas (rombongan belajar) di masing-masing satuan pendidikan.
Sebagai contoh, di SMAN 1 Takalar dan SMAN 3 Takalar, total daya tampung yang tersedia adalah 432 siswa, yang terbagi ke dalam 12 kelas dengan kapasitas 36 siswa per kelas.
”Kuota yang disediakan harus benar-benar sesuai dengan daya tampung riil sekolah agar proses belajar mengajar ke depan berjalan optimal,” ujar Hamzah di sela-sela pemantauannya, Kamis (25/6).
Lebih lanjut, Hamzah merinci pembagian kuota resmi PPDB tahun ini untuk memastikan asas keadilan bagi seluruh calon peserta didik:
Jalur Domisili/Zonasi: 35%
Jalur Prestasi: 30%
Jalur Afirmasi & Disabilitas: 30%
Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Mutasi: 5%
Di akhir penyampaiannya, Kepala Cabdis Wilayah VII memberikan pesan kuat kepada seluruh panitia pelaksana PPDB di tingkat sekolah. Ia mengimbau agar integritas tetap menjadi prioritas utama selama proses seleksi berlangsung.
”Saya berharap kepada seluruh panitia pendaftaran untuk selalu menjaga nama baik sekolah dan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan.
Jalankan tugas dengan jujur, layani masyarakat dengan baik, dan kawal proses ini hingga tuntas,” tegas Hamzah.
Dengan pengawasan ketat ini, diharapkan PPDB tahun ajaran 2026/2027 di Wilayah VII Sulawesi Selatan dapat melahirkan generasi berprestasi tanpa mengesampingkan hak pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat

