Pastikan Anggaran Negara Tepat Sasaran, Disdikbud Takalar dan APH Monev Revitalisasi Sekolah di Kecamatan Laikang

Infopendidikanterkini.com, TAKALAR/SULSEL – Pekerjaan revitalisasi satuan pendidikan saat ini tengah berlangsung di sejumlah sekolah penerima bantuan pemerintah di Kabupaten Takalar.

Program tersebut mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA dan SMK yang tersebar di sejumlah wilayah kecamatan.

Sebagai bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan program tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Takalar bersama Aparat Penegak Hukum (APH) melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap pekerjaan revitalisasi sekolah di Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Dalam kegiatan tersebut, Disdikbud Takalar diwakili Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas), Mursalim Lewa, bersama tim gabungan dari Polres Takalar yang diwakili Kanit Tipidkor serta Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar yang diwakili Kasi Intel.

Tim bersama-sama mengunjungi sekolah penerima Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan.

Kegiatan Monev dilaksanakan pada Rabu, 30 September 2026, dengan menyasar sejumlah sekolah yang tengah melaksanakan pekerjaan revitalisasi.

Kehadiran tim gabungan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan proses pembangunan berjalan sesuai ketentuan dan perencanaan yang telah ditetapkan.

Kepala Bidang Dikdas Disdikbud Takalar, Mursalim Lewa, mengatakan Monev dilakukan bersama unsur APH untuk melihat secara langsung pelaksanaan pekerjaan revitalisasi di lapangan.

Menurutnya, pengawasan diperlukan agar program bantuan dari pemerintah pusat dapat terlaksana sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

“Kami bersama tim gabungan dari Polres Takalar yang diwakili Kanit Tipidkor dan dari Kejaksaan Negeri Takalar yang diwakili Kasi Intel melakukan Monev dan memantau beberapa sekolah yang mendapatkan bantuan pekerjaan revitalisasi dari pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Pendidikan Republik Indonesia,” ujar Mursalim Lewa.

Dalam Monev tersebut, terdapat empat sekolah yang dikunjungi tim di wilayah Kecamatan Laikang, yakni SDN 184 Inpres Boddia, SMPN 4 Marbo, SMPN 3 Marbo dan SMPN 2 Marbo.

Tim melihat langsung kondisi pekerjaan serta perkembangan pembangunan pada masing-masing sekolah penerima bantuan.

Mursalim menjelaskan, pemantauan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan revitalisasi sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) serta Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan dalam perencanaan.

Selain itu, tim juga memperhatikan material atau bahan yang digunakan dalam pekerjaan agar sesuai dengan spesifikasi dan bestek.

Selain mengecek kesesuaian teknis, Monev juga dilakukan untuk mengetahui sejauh mana progres pekerjaan revitalisasi yang sedang berjalan.

Hal tersebut penting untuk memastikan pelaksanaan kegiatan dapat diselesaikan sesuai tahapan dan target yang telah ditentukan.

“Kami melihat langsung proses pekerjaan revitalisasi, apakah sudah sesuai dengan Juknis dan RAB perencanaan, kemudian bahan material yang digunakan juga sesuai dengan bestek. Kami juga ingin mengetahui dan melihat langsung sampai sejauh mana progres pekerjaan mereka,” jelas Mursalim.

Menurutnya, pengawasan tersebut menjadi perhatian penting karena pekerjaan revitalisasi menggunakan anggaran negara yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026.

Karena itu, pelaksanaan program diharapkan berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, memiliki kualitas pekerjaan yang sesuai spesifikasi, serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Takalar.
(Lp/D.MG)