Takalar // Infopendidikanterkini.com — Pekerjaan pembangunan jalan paving blok di Lingkungan Pappa 2, Kelurahan Pappa, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, kembali menjadi sorotan. Berdasarkan pantauan awak media di lokasi proyek pada Kamis (17/9/2026), ditemukan sejumlah kondisi pekerjaan yang dinilai perlu mendapat perhatian dari pihak terkait.
Proyek tersebut diketahui merupakan paket pekerjaan pembuatan jalan paving dengan 2 lokasi yakni lingkungan pappa2 dan lingkungan kammi. Pappa 2 volume: 57 x 3,5 meter dan lingkungan kammi dengan volume pekerjaan: 57x 4 meter Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan menggunakan anggaran sebesar Rp102.960.200 yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2026, dengan pelaksana LPM Kelurahan Pappa.
Dari hasil pantauan di lokasi, awak media menemukan para pekerja disebut tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) serta perlengkapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Kondisi tersebut menjadi perhatian karena penggunaan APD dan penerapan prosedur keselamatan kerja merupakan bagian penting dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi.
Selain itu, pada bagian pekerjaan yang telah terpasang, terlihat adanya pondasi yang diduga sudah mengalami pengelupasan. Kondisi serupa juga disebut terlihat pada sejumlah paving blok yang terpasang, di mana beberapa bagian paving tampak mengalami pengelupasan.
Awak media juga menemukan adanya dugaan bahwa sebelum pemasangan paving blok dilakukan, proses pemadatan permukaan belum dilakukan secara optimal. Selain itu, kondisi fisik paving blok di lokasi menimbulkan dugaan bahwa material yang digunakan perlu diperiksa kembali kesesuaiannya dengan standar atau spesifikasi teknis pekerjaan.
Saat dikonfirmasi awak media di lokasi proyek pada Kamis (17/9/2026), salah seorang pekerja memberikan jawaban singkat terkait pihak yang bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut. “Pak lurah itu yang kerja, Pak,” ujarnya. Pernyataan tersebut kemudian menjadi dasar awak media untuk meminta klarifikasi kepada pihak Kelurahan Pappa.
Sementara itu, saat dikonfirmasi mengenai kondisi pekerjaan tersebut, Lurah Pappa, Firmansyah, menyampaikan bahwa pekerjaan yang menjadi sorotan akan diperbaiki. “Nanti akan diperbaiki, saya mau ke sana ini,” ujarnya singkat.
Hingga berita ini diterbitkan, berbagai temuan tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis dan ketentuan pekerjaan yang berlaku.
(Husaini Nappu)

